sport

Bernabéu Bergemuruh, Generasi Muda Madrid Hancurkan Betis 5-1 dalam Pesta Gol Spektakuler

Di bawah sorotan lampu Bernabéu, Real Madrid mengirim peringatan keras kepada pesaing gelar dengan kemenangan telak 5-1 atas Real Betis. Gonzalo Garcia, sang penyerang muda, menjadi bintang utama dengan torehan hat-trick yang memukau, mengukir namanya dalam sejarah pertandingan yang penuh dominasi ini.

Penulis:adit
5 Januari 2026
Bernabéu Bergemuruh, Generasi Muda Madrid Hancurkan Betis 5-1 dalam Pesta Gol Spektakuler

Gemuruh Santiago Bernabéu pada Minggu malam (4 Januari 2026) bukan sekadar sorak-sorai biasa, melainkan nyanyian kemenangan untuk sebuah pertunjukan sepak bola yang hampir sempurna. Real Madrid, dengan energi baru di awal tahun, membongkar pertahanan Real Betis dan meraih tiga poin krusial lewat skor telak 5-1. Pertandingan ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan pernyataan niat Los Blancos di paruh kedua musim 2025/2026.

Dominasi mutlak tuan rumah terasa sejak peluit pertama dibunyikan. Sorotan tertuju pada Gonzalo Garcia, penyerang muda yang naik daun. Ia membuka keran gol pada menit ke-20 dengan sundulan akurat menyambut umpan silang. Garcia tidak berhenti di situ; di menit ke-50, ia melesakkan tendangan voli spektakuler yang menggandakan keunggulan. Puncak penampilannya tiba di menit ke-82, saat ia menyelesaikan hat-trick dengan sentuhan backheel yang jenius, mengundang decak kagum seluruh penonton.

Raúl Asencio turut mencetak namanya di papan skor dengan sundulan dari sepak pojok pada menit ke-56. Meski Cucho Hernández berhasil memperkecil jarak untuk Betis di menit ke-66, harapan tamu itu langsung dipadamkan. Fran García mengunci kemenangan mutlak di masa injury time dengan gol kelima Madrid, menutup pesta gol di ibu kota Spanyol.

Yang membuat kemenangan ini lebih bermakna adalah konteks di baliknya. Madrid harus bertanding tanpa beberapa pilar andalan, termasuk Kylian Mbappé yang masih terhalang cedera. Namun, ketiadaan mereka justru menjadi panggung bagi kedalaman skuad dan kecerdikan taktik pelatih Xabi Alonso. Alonso berhasil memanfaatkan sumber daya yang ada, menunjukkan fleksibilitas dan kekuatan rotasi skuad yang menjadi senjata rahasia Madrid.

Secara implikasi, tiga poin ini sangat vital. Madrid kini kokoh di posisi kedua klasemen dengan 45 poin, hanya terpaut empat angka dari Barcelona di puncak. Kemenangan ini bukan hanya tentang angka, tetapi juga momentum psikologis. Ia mengirim gelombang tekanan kepada semua rival, sekaligus membuktikan bahwa regenerasi di Bernabéu berjalan dengan gemilang. Performa Garcia dan pemain muda lainnya adalah investasi jangka panjang yang mulai berbuah.

Bagi Real Betis, kekalahan ini membuat mereka stagnan di peringkat keenam dengan 28 poin. Bagi dunia sepak bola Spanyol, malam ini adalah pengingat bahwa siklus dominasi Real Madrid, dengan wajah-wajah baru dan semangat yang sama, sedang berlangsung. Pesta gol di Bernabéu adalah awal yang kuat untuk babak baru persaingan gelar La Liga.

Dipublikasikan: 5 Januari 2026, 16:29
Diperbarui: 17 Januari 2026, 22:39